Pengertian Politik yang Sebenarnya

Sebelum saya ingin menyampaikan pendapat mengenai politik, alangkah baiknya kita perlu memahami pengertian politik itu sendiri.

Pengertian Politik

Kata politik berasal dari bahasa Yunani yaitu polis yang berarti kota yang berstatus negara. Pada waktu itu Aristoteles menyebut politik dengan zoon politikon yang kemudian terus berkembang menjadi polites (warga negara), politeia (hal-hal yang berhubungan dengan negara), politika (pemerintahan negara), lalu terakhir menjadi politikos (kewarganegaraan).

Miriam Budiardjo menyampaikan bahwa politik merupakan bermacam kegiatan dalam suatu sistem politik yang menyangkut proses menentukan tujuan dari sistem itu dan melaksanakan tujuan-tujuan tersebut.

Berdasarkan pendapat tersebut dapat disimpulkan pengertian politik adalah segala urusan yang menyangkut negara atau pemerintahan melalui suatu sistem politik yang menyangkut penentuan tujuan dari sistem tersebut dan cara mencapai tujuan tersebut.

Pendapat Pribadi Mengenai Pengertian Politik

Jika dilihat berdasarkan pengertian diatas, maka politik memiliki hubungan yang kuat dengan sistem pemerintahan suatu negara. Namun menurut saya, politik tidak hanya mengenai urusan suatu negara saja. Politik juga digunakan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. 

Contohnya bahkan sering kita jumpai ketika kita tidak dapat hadir di suatu lokasi dengan waktu yang sudah ditentukan, alias ngaret (jam karet), baik itu dalam lingkungan pekerjaan, pendidikan, maupun teman-teman di lingkungannya. Sebagian orang pasti akan beralasan bahwa situasi lalu lintas sedang padat-padatnya, alias macet.

Sebetulnya apabila ditelusuri lebih dalam, itu tidak hanya menyangkut sebuah alasan. Akan tetapi lebih kepada suatu pemikiran. Pemikiran yang memiliki suatu tujuan agar seseorang percaya terhadap perkataan kita, sehingga timbul rasa iba berupa perasaan memaafkan atau mentoleransi atas sikap kita yang tidak dapat hadir sesuai waktu yang telah ditentukan.

Politik juga dapat digunakan ketika kita ingin menjatuhkan saingan, mendapatkan hati masyarakat, sehingga nilai kita pribadi maupun kelompok dapat meningkat dimata masyarakat. Hal ini lah yang paling sering kita jumpai di dalam negara kita. Tujuannya hanya satu, yaitu kekuasaan dan pembenaran diri.

Hal seperti itu diperparah dengan minimnya masyarakat kita untuk mencari kebenaran atau fakta-fakta dari sebuah informasi. Ditambah dengan para politikus yang sengaja memanfaatkan suatu kaum. Ya! Dengan memanfaatkan kaum mayoritas maka para politikus akan dengan mudah mendapatkan tujuan mereka.

Salah satu yang paling sering digunakan di dalam ranah politik adalah agama. Lihatlah bagaimana para politikus di negara ini memanfaatkan kaum mayoritas suatu agama demi meraih kekuasaan. Lalu bagaimana dengan nasib kaum mayoritas tersebut? Sebagian mungkin saja mendapatkan atau dapat merasakan manfaatnya. Tapi sebagian yang lain mungkin saja tidak!

Istilah politik yang dengan sengaja memanfaatkan suatu kaum yang seragam dapat juga disebut sebagai politik identitas.

Mungkin itu saja pengertian politik bagi saya pribadi, intinya politik itu adalah bagaimana cara agar kita bisa menciptakan sebuah situasi yang sangat menguntungkan bagi diri sendiri.

Comments

Popular posts from this blog

Indikator peringatan di motor Vixion menyala? (Bagian terakhir)

Indikator peringatan di motor Vixion menyala?

Indikator peringatan di motor Vixion menyala? (Bagian ke-2)